|

‎Jalan Inspeksi Kanal Titi Kuning Medan Johor Yang Baru Diaspal Terkesan Asal Jadi

Foto : Kondisi jalan inspeksi kanal Titi kuning Medan Johor yang baru saja di aspal
NAGAPOS.COM |MEDAN – Jalan Inspeksi Kanal di Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, yang baru saja rampung diaspal dua hari lalu, kini sudah berlubang-lubang dan dipenuhi tambalan.

‎Kondisi ini menuai kekecewaan warga setempat dan pengguna jalan yang menilainya sebagai pemborosan anggaran negara.

‎Proyek perbaikan jalan ini menggunakan metode Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC) dengan panjang penanganan 176,36 meter dan lebar 3,5 meter. Pengerjaan dilaporkan selesai pada Kamis (29/4/2026), namun baru sehari kemudian, Jalan Inspeksi Kanal kondisinya sudah rusak.

‎Hadi, warga sekitar yang ditemui wartawan dilokasi, mengaku senang bercampur kecewa dengan pembangunan jalan tersebut. "Kami senang jalan ini dibangun, tapi kenapa baru dua hari sudah rusak dan berlubang-lubang seperti ini? Ini jelas menghamburkan uang negara," keluhnya dengan nada kecewa.

‎Kekecewaan yang serupa juga dirasakan warga Jalan Eka Suka kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor. Pasalnya, jalan yang perlu diaspal malah hanya ditambal sulam seadanya saja. Proyek pengaspalan tersebut pun terkesan asal jadi saja.

‎"Entah mana jalan yang rusak, entah mana yang di aspal mereka, asal-asalan pula itu. Kalau cuma kek gini , anak-anak pun pande ngaspal", ujar warga jalan Eka Suka yang enggan namanya disebutkan ini dengan nada emosi.

‎Warga dan pengguna jalan mendesak agar proyek infrastruktur diawasi ketat untuk mencegah rayap dan mafia anggaran mencuri uang negara yang diambil dari kutipan pajak rakyat.

‎Permintaan Pengawasan

‎Terkait hal ini diminta kepada Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, untuk segera memeriksa kualitas pengerjaan aspal dilokasi tersebut.

‎Terlihat aspalnya sangat tipis dan terkesan asal jadi. Pengawasan ketat diperlukan agar proyek serupa tidak terulang lagi dan kondisi jalan tersebut dikhawatirkan mengganggu aktivitas warga dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama di musim hujan yang rawan longsor dan genangan air. (Tim).

Komentar

Berita Terkini