|

Konsisten Bantu 720 Ribu Anak Dan Resmikan Rumah Aspirasi, Sakhyan Asmara Apresiasi Dedikasi Sofyan Tan Didunia Pendidikan Untuk Warga Kurang Mampu

Foto (ist) : Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan (STIK-P) Medan, Dr. H. Sakhyan Asmara, MSP, (Foto bawah, pakai peci hitam kemeja putih) mendapat kehormatan ikut menggunting pita pada peresmian Rumah Aspirasi Sofyan Tan di Kompleks CBD Polonia, Medan, Senin (1/6/2026).
NAGAPOS.COM |MEDAN – Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan (STIK-P) Medan, Dr. H. Sakhyan Asmara, MSP, mendapat kehormatan ikut menggunting pita pada peresmian Rumah Aspirasi Sofyan Tan di Kompleks CBD Polonia, Medan, Senin (1/6/2026). 

‎Momentum tersebut menjadi simbol semakin kuatnya komitmen dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

‎Dalam kesempatan itu, Sakhyan Asmara menyampaikan apresiasi tinggi kepada Sofyan Tan atas konsistensi dan dedikasinya membantu masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.

‎“Saya sebagai mantan aktivis yang sudah lama mengenal Sofyan Tan dan saat ini sebagai Ketua STIK-P Medan, sangat salut kepada beliau. Sofyan Tan mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat, mulai dari kalangan atas hingga masyarakat bawah, tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras maupun golongan,” ujar Sakhyan.

‎Mantan Deputi Menpora tersebut menilai kepedulian Sofyan Tan terhadap masyarakat kurang mampu bukanlah hal baru. Menurutnya, komitmen itu telah ditunjukkan jauh sebelum menjadi tokoh nasional maupun anggota DPR RI.

‎“Komitmennya membantu rakyat miskin sudah dilakukan sejak beliau masih hidup sederhana dan belum menjadi apa-apa. Hingga sekarang menjadi anggota DPR RI dan memperoleh suara terbanyak dalam dua pemilu terakhir, komitmen itu tidak pernah berubah,” tegas Sakhyan yang juga dikenal sebagai tokoh pemuda dan masyarakat Melayu.

‎Sakhyan menambahkan, Sofyan Tan selama ini dikenal luas melalui kiprahnya membuka akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu tanpa membedakan agama, ras, maupun golongan. Berbagai program bantuan pendidikan dan beasiswa terus dijalankan untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan meraih pendidikan yang layak.

‎Menurutnya, kehadiran Rumah Aspirasi Sofyan Tan yang lebih representatif akan semakin mempermudah proses penjaringan calon penerima bantuan pendidikan secara tepat sasaran.

‎“Rumah Aspirasi Sofyan Tan memiliki peran penting untuk menjaring calon penerima bantuan pendidikan yang tepat sasaran. Prosesnya dilakukan tanpa pungutan liar dan tanpa biaya apa pun. Ini sangat membantu masyarakat, khususnya orang tua yang ingin anaknya melanjutkan pendidikan tetapi terkendala biaya,” ujarnya.

‎Lebih lanjut, Sakhyan menilai peran Sofyan Tan sebagai anggota DPR RI Komisi X tidak hanya sebagai legislator, tetapi juga menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat kurang mampu dengan berbagai program bantuan pendidikan pemerintah.

‎“Apa yang dilakukan Sofyan Tan merupakan pekerjaan mulia. Beliau turut mendorong terwujudnya tujuan negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Program-program yang dijalankan memberi kesempatan kepada generasi muda dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik,” katanya.

‎Sementara itu, Anggota DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Sofyan Tan, mengungkapkan bahwa selama tiga periode menjabat sebagai anggota DPR RI, sekitar 720 ribu anak telah menerima bantuan pendidikan melalui berbagai program yang diperjuangkannya.

‎“Sampai hari ini, pada periode ketiga saya sebagai anggota DPR RI, anak-anak yang berhasil dibantu sekitar 720 ribu orang. Mereka berasal dari sekitar 3.700 sekolah, baik yang berada di daerah pemilihan saya maupun di berbagai daerah lain di Indonesia,” ungkap Sofyan Tan saat meresmikan Rumah Aspirasi Sofyan Tan di Kompleks CBD Polonia, Medan.

‎Peresmian Rumah Aspirasi tersebut diharapkan menjadi pusat pelayanan masyarakat yang lebih efektif dalam menjaring dan menyalurkan berbagai program bantuan pendidikan, sehingga semakin banyak anak Indonesia dapat memperoleh kesempatan meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan. (ril/Soni)

Komentar

Berita Terkini