Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, unsur pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, serta camat se-Kota Medan, sebagai bentuk sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan kota.
“Pembangunan bukan sekadar angka, tetapi denyut harapan warga.”
“Data yang jujur adalah cahaya bagi kebijakan yang adil.”
“Sinergi adalah jembatan antara janji dan kenyataan.”
“Kota yang maju lahir dari kepedulian yang tumbuh bersama.”
“Pelayanan yang tulus adalah wajah sejati pemerintahan.”
“Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.”
“Medan bertuah adalah Medan yang merangkul semua.”
Peran Strategis DPRD dalam Menentukan Arah Kota
Dalam sambutannya, Wong Chun Sen menekankan bahwa hasil Raker DPRD bukan sekadar laporan formal, melainkan dokumen strategis yang memuat aspirasi masyarakat dari seluruh daerah pemilihan. Menurutnya, seluruh rekomendasi yang disusun melalui proses reses dan rapat komisi harus menjadi dasar kuat bagi Pemerintah Kota Medan dalam menyusun program dan kebijakan pembangunan tahun 2026.
Ia menegaskan, DPRD akan menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan secara maksimal untuk memastikan setiap program yang dirancang benar-benar berpihak kepada kepentingan publik, khususnya dalam sektor infrastruktur, pelayanan dasar, penataan kota, dan peningkatan kesejahteraan sosial.
Apresiasi Wali Kota Medan
Wali Kota Medan, Rico Waas, dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas kerja kolektif DPRD dalam merumuskan hasil Raker Tahun 2025. Ia menilai, laporan tersebut menjadi kompas pembangunan yang menentukan arah kebijakan Pemerintah Kota Medan di tahun mendatang.
“Hasil rapat kerja ini memiliki nilai strategis. Ini adalah momentum untuk mewujudkan pembangunan yang optimal melalui semangat transformasi menuju Medan Satu Data,” ujar Rico Waas di hadapan anggota dewan.
Dorongan Penguatan Sinergi Eksekutif–Legislatif
Rico Waas juga menegaskan pentingnya kolaborasi yang solid antara eksekutif dan legislatif. Menurutnya, sinergi tersebut merupakan kunci dalam mewujudkan visi besar Kota Medan sebagai kota yang Bertuah, Inklusif, Maju, dan Berkelanjutan.
Ia menekankan bahwa kebijakan berbasis data akan membantu pemerintah dalam menyusun program yang lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, sehingga dampak pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di seluruh lapisan.
Instruksi Tindak Lanjut kepada OPD
Dalam arahannya, Wali Kota secara tegas meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan untuk segera menindaklanjuti setiap poin dan rekomendasi yang tertuang dalam laporan hasil Raker DPRD.
“Hasil raker ini adalah masukan berharga untuk mengatasi berbagai persoalan pembangunan yang ada. Saya minta seluruh OPD bergerak cepat, terukur, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Seruan Pengabdian dan Harapan untuk 2026
Menutup rangkaian rapat paripurna, Wong Chun Sen dan Rico Waas sama-sama mengajak seluruh unsur pemerintahan untuk menjadikan awal tahun 2026 sebagai tonggak semangat baru dalam mengabdi kepada masyarakat Kota Medan.
Rico Waas menyampaikan harapannya agar seluruh jajaran diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan amanah.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan kepada kita semua dalam melaksanakan tugas pengabdian demi kepentingan dan kesejahteraan warga Kota Medan,” ucapnya.
Penegasan Arah Pembangunan Kota
Melalui kepemimpinan DPRD di bawah Wong Chun Sen dan sinergi bersama Pemerintah Kota Medan, transformasi menuju Medan Satu Data diharapkan menjadi fondasi kuat bagi lahirnya kebijakan yang lebih presisi, pelayanan publik yang lebih manusiawi, serta pembangunan kota yang berkeadilan dan berkelanjutan.
(Wilfried Hutabarat)



